“ Bukan Allah Yang Membutuhkan Kita,
Tapi KitaYang Membutuhkan Pertolongan
Allah”
Sholat wajib adalah
sebagai bukti bahwa kita bakti menjalankan perintah Allah, sholat sunah
tahajud,taubat, hajat adalah sebagai pernyataan bahwa kita yang membutuhkan
pertolongan Allah dalam kehidupan ini, sekaligus sebagai untuk menggugurkan
pandangan kita bahwa usaha, jabatan, atau pendidikan itu yang memberikan rizki.
Seandainya
seseorang mempunyai usaha yang maju,
punya jabatan tinggi atau pendidikan yang tinggi tetapi tidak mau menjalankan
sholat, berarti orang tersebut telah menyatakan bahwa jabatannya lah yang telah
memberikan rizki atau sebuah pendidikan Lah yang tinggi yang telah memberikan
rizki, bukan Allah sendiri yang telah memberikan rizki, maka jadilah orang
tersebut mempertahankan usahanya, jabatannya atau pendidikannya dalam hidup
mental dirinya.
Jadi sholat itu
milik orang yang sedang mengalami kebahagiaan atau sedang kesusahan saja tetapi
juga milik orang yang mampu.
Jika orang-orang
yang dalam keadaan mampu saja diwajibkan untuk sholat, lantas kenapa orang yang
sedang kesusahan tidak mau melaksanakan sholat seolah-olah kita hidup ini tidak
percaya bahwa hidup ini ada yang mengaturnya yaitu Alloh Swt.
Jika mengatur
urusan alam saja sangat mudah bagi Allah, apalagi hanya sekedar mengatur urusan
kita Allah pasti sangat mudah untuk mengaturnya.
Jadi jangan merasa
senang dulu dengan usaha yang maju tetapi tidak mampu untuk melaksanakan
perintah Allah berarti orang tersebut adalah salah satu orang yang mempertahankan
atau menyandarkan usahanya sebagai pemberi rizki.
Karena Allah yang
maha segala tau, maka bisa jadi usaha yang maju tersebut ditarik kembali oleh
Allah menjadi bangkrut, kebakaran atau ditipu, maka dari itu kembalilah kepada
Allah dan mau melaksanakan perintah Allah karena Allah yang maha pemberi rizki.
Ada sebagian yang
masih bertanya tentang sholat tahajud?..
kita nggak tidur, tapi boleh tidak kita
kerjakan sholat tahajud?..
Perlu kita ketahui
bersama bahwa orang yang lupa kepada Allah itu sudah dianggap tidur, karena
tidak mungkin selama 24 jam anda bisa mengingat Allah secara total.
Jadi pasti kita
semua ada lupanya dan jika lupa berarti sudah dianggap tidur, bila sudah
dianggap tidur maka boleh mengerjakan sholat.
Pesan Saya..
Dari ke 3 sholat
tersebut, kalian semua harus menjaga sholat sunah tahajud, taubat, hajat.
Kalian boleh
memilih apakah mau menjaga istiqomah sholat duha dengan sholat hajatnya atau
sunah tahajudnya.
Bila memang kalian
bisa melakukan semuanya, maka kerjakan sholatnya dengan istiqomah

Komentar
Posting Komentar