Langsung ke konten utama

Istimewanya Sholat tahajud, taubat, hajat


“ Bukan Allah Yang Membutuhkan Kita, Tapi KitaYang  Membutuhkan Pertolongan Allah”  


Sholat wajib adalah sebagai bukti bahwa kita bakti menjalankan perintah Allah, sholat sunah tahajud,taubat, hajat adalah sebagai pernyataan bahwa kita yang membutuhkan pertolongan Allah dalam kehidupan ini, sekaligus sebagai untuk menggugurkan pandangan kita bahwa usaha, jabatan, atau pendidikan itu yang memberikan rizki.
Seandainya seseorang mempunyai usaha  yang maju, punya jabatan tinggi atau pendidikan yang tinggi tetapi tidak mau menjalankan sholat, berarti orang tersebut telah menyatakan bahwa jabatannya lah yang telah memberikan rizki atau sebuah pendidikan Lah yang tinggi yang telah memberikan rizki, bukan Allah sendiri yang telah memberikan rizki, maka jadilah orang tersebut mempertahankan usahanya, jabatannya atau pendidikannya dalam hidup mental dirinya.
Jadi sholat itu milik orang yang sedang mengalami kebahagiaan atau sedang kesusahan saja tetapi juga milik orang yang mampu.
Jika orang-orang yang dalam keadaan mampu saja diwajibkan untuk sholat, lantas kenapa orang yang sedang kesusahan tidak mau melaksanakan sholat seolah-olah kita hidup ini tidak percaya bahwa hidup ini ada yang mengaturnya yaitu Alloh Swt.
Jika mengatur urusan alam saja sangat mudah bagi Allah, apalagi hanya sekedar mengatur urusan kita Allah pasti sangat mudah untuk mengaturnya.
Jadi jangan merasa senang dulu dengan usaha yang maju tetapi tidak mampu untuk melaksanakan perintah Allah berarti orang tersebut adalah salah satu orang yang mempertahankan atau menyandarkan usahanya sebagai pemberi rizki.
Karena Allah yang maha segala tau, maka bisa jadi usaha yang maju tersebut ditarik kembali oleh Allah menjadi bangkrut, kebakaran atau ditipu, maka dari itu kembalilah kepada Allah dan mau melaksanakan perintah Allah karena Allah yang maha pemberi rizki.



Ada sebagian yang masih bertanya tentang sholat tahajud?..
 kita nggak tidur, tapi boleh tidak kita kerjakan sholat tahajud?..
Perlu kita ketahui bersama bahwa orang yang lupa kepada Allah itu sudah dianggap tidur, karena tidak mungkin selama 24 jam anda bisa mengingat Allah secara total.
Jadi pasti kita semua ada lupanya dan jika lupa berarti sudah dianggap tidur, bila sudah dianggap tidur maka boleh mengerjakan sholat.
Pesan Saya..
Dari ke 3 sholat tersebut, kalian semua harus menjaga sholat sunah tahajud, taubat, hajat.
Kalian boleh memilih apakah mau menjaga istiqomah sholat duha dengan sholat hajatnya atau sunah tahajudnya.
Bila memang kalian bisa melakukan semuanya, maka kerjakan sholatnya dengan istiqomah

By: Heri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayahanda KH Enjang Wahyudin, Pimpinan Daarul Iman Garut Cibolerang

Ajakan yang salah

                                                              “ Jadi Jalma Mah Kudu Hese Di Ajak Salah”

Cerpen Belajar Mengaji Di Madrasah Al Hidayah

Belajar mengaji di madrasah Al hidayah Eloknya sore hari kala itu tak ubahnya hanyalah sebuah pemandangan terhadap sekumpulan anak kecil yang saling berebut bola sesama temannya. Lapang yang lumayan luas merupakan tempat bermain, bercanda bagi sekumpulan anak-anak pada saat itu. Sekumpulan temannya memilih menonton di  pohon kelapa yang menjulang tinggi di tepi jalan. Merasa tempat paling aman  untuk menyaksikan temannya yang  telah asik bermain bola  tanpa menghiraukan keringat  yang  bercucuran di keningnya. Hanya rasa gembira yang dirasakan pada waktu. Semangat untuk hidup lebih lama telah dirasakan pada saat pijakan kaki-kaki kecil yang lincah itu menembus bumi . Tidak ada kesempatan sedikit pun bagi alam untuk merusak suasana gembira di sore hari itu . Namun dengan kejadian seperti itu pandanganku tiba-tiba dialihkan oleh sesosok anak-anak kecil  yang berpakain muslim ditepi jalan sana. Tepatnya di seberang lapangan bola tempat berm...