Langsung ke konten utama

Cerpen Belajar Mengaji Di Madrasah Al Hidayah




Belajar mengaji di madrasah Al hidayah
Eloknya sore hari kala itu tak ubahnya hanyalah sebuah pemandangan terhadap sekumpulan anak kecil yang saling berebut bola sesama temannya. Lapang yang lumayan luas merupakan tempat bermain, bercanda bagi sekumpulan anak-anak pada saat itu. Sekumpulan temannya memilih menonton di  pohon kelapa yang menjulang tinggi di tepi jalan. Merasa tempat paling aman  untuk menyaksikan temannya yang  telah asik bermain bola  tanpa menghiraukan keringat  yang  bercucuran di keningnya.
Hanya rasa gembira yang dirasakan pada waktu. Semangat untuk hidup lebih lama telah dirasakan pada saat pijakan kaki-kaki kecil yang lincah itu menembus bumi . Tidak ada kesempatan sedikit pun bagi alam untuk merusak suasana gembira di sore hari itu .
Namun dengan kejadian seperti itu pandanganku tiba-tiba dialihkan oleh sesosok anak-anak kecil  yang berpakain muslim ditepi jalan sana. Tepatnya di seberang lapangan bola tempat bermain kami . Ternyata  dia anak laki-lakinya pak Rt02. Yang mau belajar mengaji  di salah satu madrasah  Al hidayah miliknya Ust Heri seorang pemuda yang  gigih mensyiarkan agama islam di daerah kami.
Dengan rasa malu pada waktu itu saya  ditemani teman saya menghampiri anak pak Rt02 itu  yang sebentar akan belajar mengaji di madrasah al hidayah. Ternyata anak sekecil itu bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan lancar ,yang membuatku  terpana dan kagum  ketika saya melihatnya. Akan tetapi setelah melihat kejadian tersebut saya memetik hikmah dari kejadian tersebut dan menjadi pelajaran yang berharga bagi saya. Ternyata anak kecil yang awalnya saya nilai tidak 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayahanda KH Enjang Wahyudin, Pimpinan Daarul Iman Garut Cibolerang

Ajakan yang salah

                                                              “ Jadi Jalma Mah Kudu Hese Di Ajak Salah”